Langkat,Stabat (05/02/2026) – Dinamika kebangkitan ketahanan pangan serta kepedulian Lingkungan semakin merebak dan menggugah berbagai Elemen Masyarakat untuk berperan serta setidaknya bersuara lantang.
Gaungan sebagai sinyal untuk pemerintah dan juga dunia Usaha bahwa keresahan akan Rusaknya kearifan Lokal bagai fenomena gunung Es yang setiap waktu terus bergulir dan serentak meluas tanpa kendali yang terorganisir dan cendrung terabaikan.
Sorotan tajam datang dari Laskar Melayu Langkat,Ya dalam waktu dekat sebelum bulan Romadhon disela Silaturrahmi Pengurus dan Anggota kita akan membahas isu yang merupakan perusakan Lingkungan.
Ekosistem air sungai yang kian hari semakin memprihatinkan akibat banyaknya Pabrik kelapa sawit (PKS) yang membuang limbah cairnya secara sembarangan tanpa kendali dan pengawasan yang memadai dari Pemerintah.
Masih Ibnu Suud ketua Laskar Melayu Langkat itu lagi kepada Kru,Kamis 05 Pebruari 2026 di Stabat,selain Kerusakan Lingkungan dibingkai Kearifan Lokal Masyarakat yang hidup di sepanjang sungai Batang Setangan dan Wampu Laskar Melayu juga Fokus dalam hal pengambilan Areal Flasma dari Perusahaan Perkebunan.
Hal ini sesuai Amanah Undang undang nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan Undang undang Cipta Kerja nomor 11 Tahun 2020 pasal 58 yang mengatur kewajiban menyediakan 20 persen dari luas areal HGU yang diperuntukan bagi masyarakat.
Sejauh ini Laskar Melayu sangat miris belum ada satupun perusahaan Perkebunan Pemegang HGU yang beroprasi di Kabupaten Langkat yang patuh terhadap perintah Konstitusi tersebut dan ini saatnya Rakyat melakui Laskar melayu menggugat menuntut Hak atas produk Hukum tersebut.
Lebih jauh Suud menambahkan,Bila dalam 7 kali 24 jam pihak Perusahaan Pabrik Sawit dan juga Perusahaan Perkebunan tidak mengindahkan Himbauan surat kami maka kami akan turun ke jalan bersama berbagai elemen masyarakat,Petani dan juga Mahasiswa akan turun kejalan meminta Pemerintah Kabupaten Langkat dan DPRD Langkat segera turun tangan.
Selain itu juga bahwa kematangan rencana ini lebih lanjut akan dibahas dalam forum silaturrahmi dalam waktu dekat,jelas Ibnu Suud di dampingi Indra.menegaskan.(Admin)










