Langkat,Kamis,20/11/2025 – Kecamatan Secanggang menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Langkat, terutama di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya proyek pembangunan yang tercatat dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Langkat. Data resmi yang diakses Infowarga Langkat menunjukkan sederet program peningkatan infrastruktur, mulai dari pembangunan jalan hotmix, jembatan, hingga normalisasi parit dan drainase.
Rangkaian proyek ini bukan hanya menggambarkan komitmen Bupati Langkat dalam pemerataan pembangunan, tetapi juga menghadirkan bukti bahwa pemerintah bekerja dengan data, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pembangunan Jalan Hotmix: Fokus Memperbaiki Mobilitas Warga
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), sedikitnya tujuh paket pengaspalan jalan di wilayah Secanggang telah masuk dalam tender maupun sudah selesai dikerjakan pada tahun anggaran APBD 2025 dan APBD-P 2025.
Beberapa di antaranya yaitu:
- Lanjutan Pengaspalan Jalan Hotmix Dusun I Lubuk Rotan I Desa Teluk dengan pagu Rp699 juta.
- Pengaspalan Jalan Dusun I Desa Telaga Jernih, pagu Rp750 juta.
- Pengaspalan Jalan Hotmix Dusun VII Sei Cabang Kiri Desa Kepala Sungai, pagu Rp699 juta.
- Lanjutan Hotmix Parit Kaca III menuju Lubuk Rotan III, pagu Rp699 juta.
Program ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas akses jalan desa, membuka konektivitas antar-dusun, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembangunan Jembatan: Memastikan Akses Penghubung Tetap Aman
Selain jalan, Pemkab Langkat juga menuntaskan pembangunan jembatan di Dusun Kehutanan menuju Dusun Hilir Desa Secanggang, dengan pagu Rp800 juta. Pembangunan ini sangat penting bagi warga yang selama ini bergantung pada akses tersebut untuk mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.
Keberadaan jembatan permanen menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur utama, tetapi juga pada struktur pendukung yang memiliki dampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Non-Tender: Pekerjaan Infrastruktur Skala Menengah yang Tepat Sasaran
Tidak hanya paket tender besar, pemerintah juga mengalokasikan pembangunan melalui proses pengadaan langsung untuk proyek dengan nilai pagu yang lebih kecil namun sangat dibutuhkan oleh masyarakat, seperti:
- Pembuatan plat beton di Dusun X Desa Karang Anyar.
- Normalisasi parit dari Dusun II Pasar Baru hingga Dusun VII Purwosari Desa Tanjung Ibus.
- Pembuatan drainase di Dusun 4B Paya Kangkung Desa Kepala Sungai.
- Lanjutan tembok penahan tanah di beberapa titik rawan longsor seperti Makam Dusun E dan Tanggul Sungai Kapal Keruk.
- Perkerasan jalan di Dusun Parit Ibus Desa Telaga Jernih.
- Pengaspalan Hotmix Jalan Sido Mulio Lingkungan III Kelurahan Hinai Kiri, yang sudah selesai dengan pagu Rp400 juta.
Setiap proyek ini memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan kecil namun vital yang dirasakan langsung oleh warga desa.
Bukti Pemerintahan yang Transparan dan Terbuka
Seluruh data pembangunan ini tercatat dan dapat diakses secara terbuka melalui portal LPSE Kabupaten Langkat. Transparansi ini memperlihatkan bahwa Pemkab Langkat tidak hanya menjalankan program pembangunan, tetapi juga menjunjung akuntabilitas publik.
Masyarakat dapat mengawasi langsung setiap paket pekerjaan, mulai dari nilai pagu, HPS, metode tender, hingga status pengerjaan. Ini adalah langkah positif yang memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Syah Afandin.
Kesimpulan: Secanggang Menuju Lompatan Infrastruktur
Deretan pekerjaan pembangunan yang tersebar di berbagai desa dalam Kecamatan Secanggang membuktikan bahwa pemerintah hadir melalui kerja nyata. Tidak hanya fokus pada satu titik, tetapi merata, terarah, dan menyentuh kebutuhan masyarakat paling dasar.
Dengan peningkatan jalan hotmix, jembatan, drainase, hingga tembok penahan tanah, Kecamatan Secanggang dipastikan bergerak menuju kondisi infrastruktur yang jauh lebih baik dan berdaya saing.
Komitmen Bupati H. Syah Afandin melalui dinas terkait terbukti memberikan dampak langsung, dan publik patut melihat langkah ini sebagai bagian dari upaya serius membangun Langkat dari desa hingga kota.(TP)










