Langkat – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba terus dibuktikan. Melalui kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), tim gabungan turun langsung ke lapangan melakukan razia dan sosialisasi di sejumlah lokasi rawan peredaran narkoba di Kecamatan Stabat dan Hinai, Kamis dan Jumat malam (30–31 Oktober 2025).

Aksi dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dengan menyasar deretan kafe remang-remang di sepanjang Jalan Simpang Pasar 10 Hinai menuju Padang Tualang, serta kawasan Simpang Bengkel dan Pinang Dua Kecamatan Stabat.Dalam operasi tersebut, petugas gabungan tidak hanya melakukan sosialisasi bahaya narkoba, tetapi juga tes urine terhadap para pengunjung dan pemilik kafe yang dicurigai.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai instansi, antara lain Kesbangpol Langkat, TNI/Polri, BNNK Langkat, Satpol PP Langkat, Dinas Kesehatan, serta pemerintah kecamatan setempat.Turut hadir pula sejumlah pejabat penting, seperti:
- Kepala Badan Kesbangpol Langkat
- Dandim 0203 Langkat
- Kapolres Langkat
- Kepala BNNK Langkat
- Kepala Satpol PP Langkat
- Perwakilan Dinas Kesehatan
- Camat Stabat
- Camat Hinai, Bahrum, S.E.M.AP
Dari hasil pemeriksaan urine yang dilakukan terhadap pengunjung dan pemilik kafe, ditemukan dua orang positif menggunakan narkoba, masing-masing seorang laki-laki dan seorang perempuan. Keduanya langsung diamankan dan diserahkan ke BNNK serta Polres Langkat untuk proses lebih lanjut.

Aksi lapangan tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif, menunjukkan kekompakan seluruh elemen pemerintah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Langkat.
Dalam keterangannya, Camat Hinai, Bahrum, S.E.M.AP, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menutup ruang gerak para pelaku peredaran narkoba.
“Kita semua harus bekerja sama agar peredaran narkoba tidak memiliki celah dan ruang di wilayah kita. Jika masyarakat mencurigai adanya indikasi peredaran narkoba, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat,” ujarnya tegas.
Sikap proaktif dan ketegasan Bahrum ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ia dinilai sebagai sosok camat yang responsif dan berani turun langsung ke lapangan, memastikan wilayahnya tetap aman dari bahaya narkoba.
Langkah nyata yang dilakukan Bahrum sejalan dengan visi Kabupaten Langkat menuju “Langkat Bersinar” (Bersih dari Narkoba), sekaligus menjadi contoh kepemimpinan yang mengedepankan tindakan nyata, bukan hanya seremonial.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar dan turut berperan aktif dalam perang melawan narkoba di tingkat desa hingga kecamatan.(TP)










