Home / Berita / Daerah / Bupati Langkat Himbau Stakeholder dan Masyarakat Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

Bupati Langkat Himbau Stakeholder dan Masyarakat Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

Langkat,Stabat (07/03/2026) – Bupati Langkat Syah Afandin mengimbau seluruh stakeholder serta masyarakat di Kabupaten Langkat untuk melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah pusat.

Imbauan tersebut disampaikan sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, serta merujuk pada Surat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tertanggal 11 Februari 2026. Gerakan ini juga menjadi tema Hari Peduli Sampah Nasional 2026 yang dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

“Pemkab Langkat menghimbau seluruh stakeholder dan masyarakat agar melaksanakan Gerakan ASRI,” ujar Bupati Langkat Syah Afandin, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat Erwin Bachari, Kamis (5/3/2026).

Bupati yang akrab disapa Bang Ondim itu menjelaskan, Gerakan ASRI memiliki empat fokus utama yang harus dijalankan secara bersama oleh pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Aman: Lingkungan Tertata dan Siaga Bencana

Pada aspek Aman, pemerintah menitikberatkan pada keamanan lingkungan yang juga mendukung kesehatan masyarakat. Langkah yang dapat dilakukan di antaranya penanaman pohon di daerah rawan bencana, pembentukan relawan kebencanaan, serta penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk meningkatkan keamanan lingkungan dengan memasang lampu penerangan jalan, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), serta menyediakan tempat sampah di berbagai lokasi.

Masyarakat juga diminta membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah sesuai jenisnya, serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah dan limbah berbahaya.

Sehat: Lingkungan Mendukung Kesehatan Masyarakat

Pada aspek Sehat, fokus utama adalah menciptakan kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat. Di antaranya dengan membangun sistem pengolahan air limbah (IPAL), menyediakan toilet yang sehat dan higienis, serta meningkatkan pengelolaan sanitasi dan air bersih.

Langkah lainnya termasuk pengelolaan limbah industri secara baik, penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta kampanye kesadaran lingkungan kepada masyarakat.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker bagi pekerja makanan atau orang yang sedang sakit, mengonsumsi makanan sehat, serta rutin berolahraga melalui penguatan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Resik: Gerakan Bersih Lingkungan Secara Rutin

Untuk aspek Resik, pemerintah menekankan pentingnya kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Salah satu programnya adalah kegiatan korve atau kerja bakti selama 30 menit setiap hari Selasa sebelum masuk kerja yang diikuti oleh ASN, anggota TNI/Polri, serta pegawai swasta.Kemudian setiap hari Jumat dilaksanakan kegiatan Jumat Bersih, diawali dengan olahraga bersama dan dilanjutkan dengan kerja bakti di area publik hingga menjelang salat Jumat tanpa mengganggu pelayanan publik.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk membuat kompos dari sampah organik, mengoptimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya, melakukan pemeriksaan kebersihan lingkungan kerja sebelum dan setelah jam kerja, serta menerapkan konsep Less Waste Event dalam setiap kegiatan.

Indah: Lingkungan Asri dan Estetis

Sementara pada aspek Indah, Gerakan ASRI menitikberatkan pada penataan estetika lingkungan dan ruang publik agar lebih nyaman dan asri.

ASN, TNI/Polri, serta pegawai swasta diimbau melakukan gerakan satu orang satu pohon dengan menanam pohon di lingkungan kerja maupun ruang terbuka hijau.

Masyarakat juga dianjurkan menanam bunga di sekitar rumah dan kantor, menata taman serta ruang publik, serta tidak memasang banner, baliho, poster, atau reklame di sembarang tempat yang dapat merusak estetika kota.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk merencanakan penggunaan genteng pada atap rumah serta melakukan peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lain secara bertahap guna meningkatkan keindahan lingkungan.

Pengawasan dan Evaluasi Pelaksanaan

Bupati Syah Afandin juga menugaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat untuk mengkoordinasikan serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara berkala.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memberikan apresiasi kepada ASN maupun unsur masyarakat yang dinilai berprestasi dalam menjalankan program tersebut.

Selanjutnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengkoordinasikan, melaksanakan monitoring evaluasi pelaksanakan Gerakan Indonesia ASRI secara berkala, serta memberikan Apresiasi kepada ASN dan unsur masyarakat yang berkinerja baik.

Bupati Langkat juga mengingatkan Inspektur Kabupaten Langkat agar melaporkan Gerakan Indonesia ASRI kepada Menteri Dalam Negeri dengan mengawasi, mendokumentasikan, dan melaporkan pelaksanaan pembersihan lingkungan kerja setiap hari Selasa dan pelaksanaan Jumat Bersih padahari Jum’at, serta melaporkan setiap hari Selasa dan Jum’at paling lambat pukul 15.00 WIB melalui tautan http://bit.ly/GerakanBersihLingkungan.

Di sisi lain, seluruh camat di Kabupaten Langkat diminta aktif mengkoordinasikan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di wilayah masing-masing, sekaligus memastikan keterlibatan aktif pemerintah desa, kelurahan, dunia usaha, serta masyarakat.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, Pemkab Langkat berharap Gerakan Indonesia ASRI dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan indah di Kabupaten Langkat.

Jika Anda mau, saya juga bisa membuat versi berita yang lebih “tajam” untuk media online (lebih rapi seperti portal berita nasional, dengan lead yang lebih kuat dan SEO).(TP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *