Langka,Senin (16/03/2026) – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat (PB HIMALA) bersama 24 Pengurus Komisariat (PK) dari berbagai universitas menyampaikan evaluasi satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Langkat, SATRIA, dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Langkat.Evaluasi dan berbagai masukan tersebut merupakan hasil Diskusi Publik dalam kegiatan Konsolidasi Akbar PB HIMALA bersama 24 PK Universitas yang dilaksanakan pada 15 Maret 2026 di Kruni 19 Caffe, Stabat. Forum tersebut dihadiri oleh kader HIMALA dari berbagai perguruan tinggi yang berasal dari Kabupaten Langkat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membahas berbagai isu pembangunan daerah sekaligus melakukan refleksi terhadap capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir. Forum ini juga menjadi ruang penyampaian kritik dan masukan konstruktif dari kalangan mahasiswa terhadap arah pembangunan Kabupaten Langkat.
Ketua Umum PB HIMALA, Muhammad Wahyu Hidayah, SH menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, evaluasi yang disampaikan bukan semata kritik, melainkan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kemajuan daerah.
“Dalam satu tahun kepemimpinan SATRIA, kami melihat ada sejumlah program yang mulai berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat. Namun demikian, masih terdapat beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian serius agar pembangunan di Kabupaten Langkat dapat berjalan lebih optimal dan merata,” ujarnya.
PB HIMALA menilai bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi tantangan penting bagi pemerintah daerah, khususnya bagi kecamatan-kecamatan yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Selain itu, mahasiswa juga mendorong agar pemerintah daerah terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta membuka ruang partisipasi publik dalam setiap kebijakan pembangunan.
“Kritik yang kami sampaikan adalah kritik yang konstruktif. Kami ingin pemerintah daerah terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja demi kepentingan masyarakat Langkat secara luas,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, PB HIMALA juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Langkat. Mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pengkritik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam mendorong kemajuan daerah.

Adapun 24 Pengurus Komisariat (PK) HIMALA yang turut menyampaikan evaluasi dan aspirasi tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi, yaitu:
- Universitas Syiah Kuala (USK)
- UIN Ar-Raniry Banda Aceh
- UIN Lhokseumawe
- Politeknik Negeri Lhokseumawe
- IJM Tanjung Pura
- STKIP Al-Maksum
- Universitas Putra Abadi Langkat
- Akbid Pemkab Langkat
- STKIP Budidaya Binjai
- STAI Al-Washliyah Binjai
- INSAN Binjai
- Universitas Sumatera Utara (USU)
- Universitas Negeri Medan (UNIMED)
- UIN Sumatera Utara (UINSU)
- Politeknik Negeri Medan (POLMED)
- Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB)
- Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)
- Universitas Medan Area (UMA)
- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
- Universitas Muslim Nusantara (UMN)
- Universitas Deztro Indonesia
- IT & B Medan
- UIN Imam Bonjol Padang
- Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang
Melalui evaluasi satu tahun kepemimpinan SATRIA ini, PB HIMALA bersama 24 PK Universitas berharap Pemerintah Kabupaten Langkat dapat terus memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh wilayah kecamatan, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan kalangan pemuda dan mahasiswa demi kemajuan Kabupaten Langkat ke depan.(TP)









